Rabu, 29 Juli 2009
Jumat, 27 Maret 2009
Susahnya mencari tenaga kerja.
Rasa jenuh mulai menyerang... Bukan karena pesanan tidak ada tapi begitu sulitnya mencari tenaga kerja untuk bantu-bantu aku, khususnya bidang jahit n sulam. Kemarin Mbak Pur yang jadi andalanku memutuskan cuti tanpa batas waktu yang ditentukan karena hamil. Kata orang-orang tua jaman dulu sih, kalo lagi hamil gak boleh nyulam takut nanti bayinya gak punya pantat. Hi...hi mungkin itu kali ya yang di khawatirkan mbak Pur. Tapi apa coba hubungannya? Antara jahit dan gak punya pantat...
Dijaman sulit mencari pekerjaan, siapa bilang gampang mencari orang yang mau berkerja rumahan. Gengsi kali ya. Rasanya lebih hebat kalo kerja di kantor ato pabrik apa gitu. Ya... pada akhirnya aku jalani usahaku ini apa adanya , one man show plus 5 pegawaiku yang lainnya, keteteran, tapi nikmati aja lah. toh semakin kesini konsumenku adalah orang-orang yang sangat baik dan pengertian.
Dijaman sulit mencari pekerjaan, siapa bilang gampang mencari orang yang mau berkerja rumahan. Gengsi kali ya. Rasanya lebih hebat kalo kerja di kantor ato pabrik apa gitu. Ya... pada akhirnya aku jalani usahaku ini apa adanya , one man show plus 5 pegawaiku yang lainnya, keteteran, tapi nikmati aja lah. toh semakin kesini konsumenku adalah orang-orang yang sangat baik dan pengertian.
Sabtu, 20 Desember 2008
Sandal Jepit Hias Boneka Flanel.
Dagangan baru....! Sandal jepit imut yang eye catching buanget. Coba deh di beli terus dipake, pasti orang-orang pada curi pandang ke sandal yang kita pake^-^ ( ge-er!). Harga lumayan murah buanget, sandal yang digunakan pun sandal ber merk New Era. Harganya mulai RP.15.000,- untuk anak-anak dan untuk dewasa Rp.20.000,- itu harga satuan. Kalau untuk harga lusinan ukuran anak-anak Rp. 140.000,- dan ukuran dewasanya Rp 160.000,-. Ongkir ditanggung pembeli. Jasa kurir yang kami gunakan untuk saat ini: TIKIJNE dan LORENA. Ups, design hiasan sandalnya ada buanyaaak, antara lain: keropi, pingguin, hello kitty, strawberry, elmo, orange, semangka dan lain-lain. Buruan pesen ya!
Senin, 24 November 2008
Ya... ampuuun dah lama ya?
Waduh ternyata ampun deh aku dah lama gak posting-posting lagi. Maklum sibuuuuk. He...he... sekarang aku lagi pengen bikin buku tentang flanel-flanel gitu. Hiiii..hiii, maklum penulis baru. Aku pikir yang dijadiikan bahan foto tuh, barang yang udah jadi. jpret..jpret. kelar. Taunya step by step gitu. Sampai dikantor redaksi aku kelabakkan. Jadilah aku gunting-gunting flanel di kantor redaksinya tanpa persiapan apapun.... Mudah-mudahan cepet kelar tuh buku ya. Entar story selanjutnya. Promise deh. Btw. Aku lagi punya proyek baru , bikin sajadah anak, bikin sandal flanel, kotak tisue cake, tas patchwork. Aduh, bingung. Dikerjain yang mana? Juga pengen buka kursus gratis juga untuk ibu-ibu dhuafa di mana gitu. Ayo siapa mau daftar?
Selasa, 29 Juli 2008
1 Tahun Sudah....
Tanpa terasa usaha kecilku sudah kujalani dalam 1 tahun ini. Penuh suka duka. Perjalanan dengan KRL yang berdesakkan dengan beban berat berupa kaos, membuatku sadar, sesungguhnya mencari rezeki yang berkah dan halal bukan hal yang mudah. Banyak cobaan yang kuterima dalam menjalani usaha ini. Aku masih ingat betul. Betapa sulitnya mencari penjahit yang rapi, mencari kaos dan kain flanel/ perca yang berkwalitas. Aku harus berputar-putar Mangga Dua, Tanah Abang dan juga Jatinegara.
Tanpa kusadari... dari usaha ini aku mengenal banyak orang dengan beragam karakter. Ada yang sangat penyabar dan pengertian seperti : Ibu Agnes di Jayapura, Mbak Devi di Laampung( miss U...) , Mbak cantik Wine Rengganis, Ibu Baik hati Iis Triana, Ibu Endah di Depok 2, dan entah ibu-ibu yang lain, yang memberiku suport. Memberi pujian. Rasanya tak ternilai.
Tapi ada juga caci maki, yang semua kulakukan sepertinya salah terus. Ada yang keberatan kalau harus transfer dana duluan. Ada yang menuduhku mempermainkan harga. Bahkan yang teramat menyakitkan hati mereka mencapku Pembohong! Tidak profesional! Padahal aku merasa tidak bermaksud membodohi siapapun. Krn kaos ini handmade, pastilah butuh waktu pengerjaan. Dan itu sulit dipahami. Ketika mereka transfer uang, hari juga aku harus kirim kaos. Hallooooo aku kan bukan penyihir yang bisa bikin kaos handmade dalam sekejap.
Seperti cerita Prambanan atau Tangkuban Perahu saja^-^.
Whatever terimakasih buat semua yang mendukungku. Tks buat my beloved husband, anak- anak ku yang hebat. Para tetangga yang membantukku. Tengkiu!!!
Tanpa kusadari... dari usaha ini aku mengenal banyak orang dengan beragam karakter. Ada yang sangat penyabar dan pengertian seperti : Ibu Agnes di Jayapura, Mbak Devi di Laampung( miss U...) , Mbak cantik Wine Rengganis, Ibu Baik hati Iis Triana, Ibu Endah di Depok 2, dan entah ibu-ibu yang lain, yang memberiku suport. Memberi pujian. Rasanya tak ternilai.
Tapi ada juga caci maki, yang semua kulakukan sepertinya salah terus. Ada yang keberatan kalau harus transfer dana duluan. Ada yang menuduhku mempermainkan harga. Bahkan yang teramat menyakitkan hati mereka mencapku Pembohong! Tidak profesional! Padahal aku merasa tidak bermaksud membodohi siapapun. Krn kaos ini handmade, pastilah butuh waktu pengerjaan. Dan itu sulit dipahami. Ketika mereka transfer uang, hari juga aku harus kirim kaos. Hallooooo aku kan bukan penyihir yang bisa bikin kaos handmade dalam sekejap.
Seperti cerita Prambanan atau Tangkuban Perahu saja^-^.
Whatever terimakasih buat semua yang mendukungku. Tks buat my beloved husband, anak- anak ku yang hebat. Para tetangga yang membantukku. Tengkiu!!!
Sabtu, 07 Juni 2008
Pokemon
Piyo-piyo for Ibu Hj. Muthmainah
Kaos bergambar piyo-piyo alias bebek kuning imut pesenan dari Palangkaraya. Sebetulnya gak ditentukan berapa jumlahPiyo-piyonya. Tapi karena kaosnya dibuat dua, satu untuk anak, satu untuk bundanya, jadi aku buat dua piy0-piyo. Critanya induk dan anak. Alhamdulillah, si pemesan bu Hj. Muthmainah puas. Satu imbalan yang luar biasa dibanding apapun jika bisa memuaskan konsumen.
Flix n Trix sang maskot Euro 2008
Elmo
Elmo dengan konveti, meriah banget ya. Kesannya hip-hip hura banget. Sebetulnya aku sendiri gak tau Elmo apaan. Mungkin salah satu anggota Sesame Street kali ya. What ever, tetep aja karakter Elmo ini patut aku bikin, yang jadi "korban"pertama untuk kaos si Najwa dari Jaya Pura. Mumpung Mbak Agnes yang mesenin untuk Najwa cuma bilang:" terserah yang penting girlie". Aku tentu aja bersemangat bikin si Elmo ini mumpung ada yang pasrah... He..he...
Kamis, 22 Mei 2008
Sebuah sms masuk: Pesen SpongeBob, Bu. Aku dengan pe-denya membatin,"mudah banget..".Aku langsung menyanggupi. Aku begitu sombongnya. Aku pikir aku sudah membuat karakter yang sulit dan bisa, apalagi cuma Spongebob. Cuma kotak, sudah selesai. Finish. Ternyata.... Allah menegurku. Aku gagal berkali-kali. Setiap sudah selesai, selalu kurang pas. Berkali-kali seperti itu. Setelah beristigfar, berhenti dan merenung akhirnya kusadari kesombongan dan betapa takaburnya aku.Aku yang sering mendapat pujian dan mudah mengerjakan pekerjaan ternyata pelan-pelan menumbuhkan kesombongan di hati walaupun dalam skala yang teramat kecil. Membuat spongebob, membuat aku sadar, aku tengah di tegur Allah. Tak semestinya aku menganggap kecil setiap pekerjaan, karena manusia ada batasnya, manusia lemah...
Langganan:
Postingan (Atom)


